Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Artikel ini bertujuan memberdayakan keluarga melalui program TIMBANG di Posyandu Perengkembang, Balecatur, Gamping, Sleman, dengan fokus pada penguatan pengetahuan kader dan keluarga balita dalam pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan dan sosialisasi, pelatihan kader, serta implementasi program bersama ibu balita. Peserta terdiri dari 25 kader kesehatan, 27 ibu balita, dan 35 balita yang diukur status gizinya. Intervensi meliputi edukasi gizi seimbang, penggunaan media belajar berbasis teknologi sederhana berupa tempelan kulkas, video demonstrasi memasak, dan buku saku, serta pelatihan pengukuran status gizi dan pijat nafsu makan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader pada seluruh aspek penilaian sebesar 53-92%, meningkatnya partisipasi ibu dalam pemantauan gizi dan penggunaan buku saku, serta penurunan kasus underweight dari 28,5% menjadi 14,3%. Meskipun penurunan stunting masih terbatas, program ini memperlihatkan bahwa pendekatan partisipatif, kolaborasi lintas pihak, dan pemanfaatan sumber daya lokal efektif dalam memperkuat kapasitas keluarga untuk mencegah stunting.
Copyrights © 2026