Bangunan publik di wilayah rawan gempa memerlukan sistem evakuasi yang efektif untuk meminimalkan risiko korban jiwa saat kondisi darurat. Jalur evakuasi sebagai komponen utama keselamatan harus memenuhi standar teknis agar mampu mendukung perpindahan pengguna secara cepat dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas jalur evakuasi Gedung Digital Library Universitas Negeri Padang berdasarkan standar keselamatan gempa. Metode yang digunakan adalah penelitian evaluatif-deskriptif teknis melalui audit lapangan dan pengukuran langsung terhadap komponen jalur evakuasi. Analisis meliputi kesesuaian dimensi jalur, travel distance, evacuation time, flow capacity, dan bottleneck dengan mengacu pada SNI, NFPA 101, dan ISO 7010. Hasil menunjukkan bahwa flow capacity dan bottleneck berada dalam kategori efektif, namun travel distance sebesar 115,87 m dan evacuation time sebesar 165,39 detik tidak memenuhi standar. Secara keseluruhan, jalur evakuasi pada lantai dua belum efektif dalam mendukung evakuasi yang cepat dan aman. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan desain jalur evakuasi untuk meningkatkan keselamatan pengguna.
Copyrights © 2026