Pendahuluan: Mual dan muntah adalah ketidaknyamanan umum selama trimester pertama kehamilan, yang sering memengaruhi kesejahteraan ibu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kenyamanan ibu hamil trimester pertama melalui pemanfaatan herbal inhaler (Healer) berbahan jahe, cengkeh, dan serai, sekaligus memperkuat keterampilan mahasiswa profesi kebidanan dalam edukasi kesehatan maternal berbasis komunitas. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kampung Naga dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan mahasiswa, edukasi ibu hamil, dan pendampingan penggunaan Healer selama tujuh hari. Sebanyak 15 ibu hamil trimester pertama berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan keluhan mual dan muntah berdasarkan skor PUQE setelah penggunaan Healer, disertai respons positif dari peserta terhadap kemudahan penggunaan produk herbal tersebut. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai terapi nonfarmakologis serta peningkatan keterampilan mahasiswa dalam komunikasi dan konseling kesehatan. Kesimpulan: Secara umum, Healer berpotensi menjadi alternatif nonfarmakologis yang praktis untuk mendukung kenyamanan ibu hamil, namun kegiatan lanjutan dengan cakupan mitra yang lebih luas masih diperlukan.
Copyrights © 2026