TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 2 (2026)

PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA DI SD

Herawati, Nita (Unknown)
Eddy, Syaiful (Unknown)
Indrawati, Sri Wahyu (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2026

Abstract

The literacy ability of elementary school students in Palembang remains relatively low, requiring a strategic role of teachers in improving literacy learning quality. This study aims to describe the role of teachers at SD Negeri 181 Palembang in enhancing students’ literacy skills, the learning strategies applied, and the challenges faced. This research employed a descriptive qualitative method using observation, interviews, and documentation techniques. Data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that teachers act as facilitators, motivators, and literacy role models in the classroom. Strategies used include reading aloud, small group discussions, writing summaries, and the 10–15 minute reading habit before lessons. Despite limited facilities, teachers’ creativity in integrating literacy into various subjects has successfully improved students’ reading interest, fluency, and self-confidence. In conclusion, the success of literacy improvement is strongly influenced by teachers’ consistency and school environmental support. This research reinforces Vygotsky’s and Rosenblatt’s theories on the teacher’s role in the social literacy process and recommends training and school–community collaboration to strengthen a sustainable literacy culture. ABSTRAK Kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Palembang masih tergolong rendah, sehingga diperlukan peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran literasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru SD Negeri 181 Palembang dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa, strategi pembelajaran yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan literasi di kelas. Strategi yang digunakan meliputi membaca nyaring, diskusi kelompok kecil, menulis ringkasan, serta pembiasaan membaca 10–15 menit sebelum pelajaran. Meskipun sarana terbatas, kreativitas guru dalam mengintegrasikan literasi ke berbagai mata pelajaran mampu meningkatkan minat baca, kelancaran membaca, dan kepercayaan diri siswa. Kesimpulannya, keberhasilan peningkatan literasi sangat dipengaruhi oleh konsistensi guru dan dukungan lingkungan sekolah. Penelitian ini memperkuat teori Vygotsky dan Rosenblatt tentang peran guru dalam proses literasi sosial, serta merekomendasikan pelatihan dan kolaborasi sekolah–komunitas untuk memperkuat budaya literasi berkelanjutan.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...