Peer teaching is a method that involves active interaction among students to enhance conceptual understanding and social skills. However, challenges in group formation often hinder the effectiveness of this method. This study aims to analyze the influence of applying the concept of a dominating set in graph theory on group formation within a peer teaching model. Using a quantitative approach, this study was conducted at SMK 01 Diponegoro Wuluhan in class X AKL III, consisting of 35 students. Students were grouped based on cognitive diagnostic assessments, with those demonstrating high understanding designated as the dominating set to guide the other group members. Data were collected through cognitive diagnostic assessment tests, observations, and questionnaires on learning success rates. The results of the paired t-test showed a calculated t-value of -12.861 with a significance level (2-tailed) of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference between Phase 1 and Phase 2. The application of this concept not only enhances learning effectiveness but also helps optimize interaction and collaboration among students. Thus, this study concludes that the use of graph theory, particularly the dominating set, can serve as an effective strategy in forming peer-teaching learning groups. ABSTRAK Pembelajaran peer teaching merupakan metode yang melibatkan interaksi aktif antara siswa untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan sosial. Namun, tantangan dalam pembentukan kelompok sering kali menghambat efektivitas metode ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan konsep dominating set dalam teori graf terhadap pembentukan kelompok dalam model pembelajaran peer teaching. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini dilakukan di SMK 01 Diponegoro Wuluhan pada kelas X AKL III yang terdiri dari 35 siswa. Siswa dilatih berdasarkan asesmen diagnostik kognitif, dengan siswa yang memiliki pemahaman tinggi ditetapkan sebagai dominating set yang mendominasi untuk memandu anggota kelompok lainnya. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar asesmen diagnostik kognitif, observasi, serta angket tingkat keberhasilan pembelajaran. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar -12,861 dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara fase 1 dan fase 2. Penerapan konsep ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga membantu mengoptimalkan interaksi dan kolaborasi antar siswa. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan teori graf, khususnya dominating set, dapat menjadi strategi yang efektif dalam pembentukan kelompok belajar peer teaching.
Copyrights © 2026