Penelitian ini bertujuan menggali ragam nilai tauhid dalam kitab Haqīqat Al-Ma’ārif dan mengkaji relevansinya dengan konsep tauhid modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi tokoh (character study), di mana fokus analisis diarahkan pada pemikiran dan karya Muhammad Siroj al-‘Arif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka terhadap kitab Haqīqat Al-Ma’ārif sebagai sumber utama, dilengkapi dengan wawancara mendalam kepada narasumber yang memahami ajaran tariqah Akmaliyah, serta observasi partisipatif terhadap praktik pengamalan ajaran di lingkungan jamaah. Teknik analisis data menerapkan analisis isi (content analysis) terhadap teks kitab untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan nilai-nilai tauhid yang terkandung, kemudian dilakukan triangulasi dengan hasil wawancara dan observasi guna memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tauhid dzātī mengajarkan tentang sejatinya dunia ini berasal dari dzat Allah. Sementara nilai tauhid wujūdī fokus pada nilai wujud yang ada didunia ini sejatinya berasal dari Allah. Adapun nilai tauhid af‘ālī menegaskan bahwa segala perbuatan yang ada di dunia ini sejatinya berasal dari Alah. Sementara nilai tauhid ṣifātī menuntun bahwa semua sifat yang ada didunia ini sejatinya sifat Allah. Penelitian ini berkontribusi terhadap nilai-nilai tauhid dalam Haqīqat Al-Ma’ārif melalui pendekatan tafsir sufistik dan analisis konseptual yang memperkaya khazanah ilmu tafsir dan tasawuf di Nusantara. Penelitian ini menawarkan kerangka pemahaman baru tentang keterkaitan antara dimensi teologis (ketauhidan) dan dimensi praksis-kehidupan spiritual masyarakat, serta memberikan landasan bagi penguatan spiritualitas di era modern melalui integrasi aspek ontologis, etis, dan sosial dari tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2026