[Bahasa]: Adiksi narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial remaja di Indonesia. Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kerugian sosial ekonomi tertinggi akibat penyalahgunaan narkotika, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang bersifat promotif dan preventif serta berorientasi pada penguatan kapasitas psikologis remaja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai penyalahgunaan narkoba serta mendukung perbaikan kondisi kesehatan mental melalui layanan konseling dan edukasi berbasis kebutuhan psikososial. PkM dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang dalam praktiknya menunjukkan kesesuaian dengan prinsip Participatory Action Research (PAR), melalui pelibatan aktif peserta dalam proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan intervensi, serta refleksi kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan psikososial remaja melalui asesmen awal dan dialog terbuka, pelaksanaan intervensi berupa telekonseling dan edukasi kesehatan mental, serta evaluasi reflektif untuk menilai manfaat dan kebermaknaan kegiatan bagi peserta. Pendekatan ini menempatkan remaja sebagai subjek aktif, dengan memperhatikan pengalaman subjektif, konteks sosial, dan kondisi psikologis yang melingkupi mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait jenis-jenis narkoba, faktor penyebab, dan dampak penyalahgunaan narkoba. Selain itu, remaja yang mengikuti konseling melaporkan merasa lebih terbantu dalam mengenali dan mengelola permasalahan kesehatan mental yang dialami. Temuan ini menunjukkan bahwa telekonseling dan edukasi kesehatan mental berbasis pendekatan psikohumaniora dapat menjadi strategi PkM yang bermakna dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan kesehatan mental remaja dan pengembangan model PkM yang kontekstual dan berkelanjutan. Kata Kunci: kesehatan mental remaja, pencegahan narkoba, telekonseling, pendekatan partisipatif [English]: Drug addiction remains a serious public health issue with far-reaching consequences for the mental health and psychosocial well-being of adolescents in Indonesia. West Java Province has been identified as the region experiencing the highest socioeconomic losses due to narcotics abuse, highlighting the urgent need for promotive and preventive interventions that strengthen adolescents’ psychological resilience. This Community Service Program (PkM) aims to enhance adolescents’ understanding of drug abuse and to support improvements in mental health through psychosocially oriented counseling and educational services. The program was implemented using a participatory approach grounded in the principles of Participatory Action Research (PAR), emphasizing active involvement of participants in identifying needs, participating in interventions, and reflecting on program outcomes. The program stages consist of identifying adolescents’ psychosocial needs through initial assessments and open dialogue; delivering interventions through telecounseling services and mental health education; and conducting reflective evaluations to assess perceived benefits and the program’s meaningfulness to participants. This approach positions adolescents as active subjects, taking into account their subjective experiences, social context, and the psychological conditions in which they live. The findings indicated an increased understanding among adolescents regarding types of drugs, contributing factors, and impacts of drug abuse. Moreover, participants who received telecounseling reported feeling more supported in recognizing and managing their mental health challenges. These results suggest that telecounseling combined with mental health education, grounded in a psychohumanistic approach, represents a meaningful community service strategy for supporting drug abuse prevention. This program is expected to strengthen adolescent mental health and support the development of contextual, sustainable community service models. Keywords: adolescent mental health, drug abuse prevention, telecounseling, participatory approach
Copyrights © 2025