Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tentang dampak pelatihan pembuatan aksesoris tari terhadap kesejahteraan masyarakat P3 (pengamen, pengemis, pemulung). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan penelitian menggunakan purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari alumni peserta pelatihan sebagai informan kunci dan pengelola Sanggar Pensi serta instruktur sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan sesuai dengan teori Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan meliputi perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi teknik). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan aksesoris tari berdampak secara signifikan terhadap peningkatan kualitas hidupnya dari beragam aspek, seperti kesadaran untuk berubah, kemampuan untuk memperoleh akses-akses kehidupan, kemampuan menghadapi hambatan, dan kemampuan bekerja sama. Masyarakat P3 juga mencapai kesejahteraannya dilihat dari terpenuhinya kebutuhan pokok, peningkatan harga diri, dan diperolehnya suasana kebebasan.
Copyrights © 2025