Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat dalam meningkatkan minat pasien menjadikan Bhaktivedanta Medical Clinic sebagai pilihan utama berobat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, yang bersumber dari data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS), serta pendekatan analisis SWOT untuk menentukan posisi strategis perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhaktivedanta Medical Clinic memperoleh skor IFAS sebesar 3,30 dan EFAS sebesar 2,91, yang menempatkan perusahaan pada kuadran IV dalam matriks Internal-Eksternal, yaitu pada posisi stability strategy. Posisi ini mengindikasikan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang relatif stabil dan perlu mempertahankan strategi yang telah berjalan dengan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Strategi pemasaran yang dapat diterapkan meliputi pengembangan kemitraan dengan sektor pariwisata seperti hotel dan villa serta perusahaan asuransi kesehatan, penerapan kebijakan harga melalui pemberian potongan biaya layanan pada mitra tertentu, peningkatan kualitas layanan melalui standarisasi proses penanganan medis, serta optimalisasi promosi melalui media cetak dan digital. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat pasien serta memperkuat posisi Bhaktivedanta Medical Clinic dalam persaingan industri jasa kesehatan.
Copyrights © 2026