Meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan siswa yang berpotensi mengurangi fokus belajar serta melemahkan nilai spiritual seperti pengendalian diri dan kesederhanaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang, mengkaji penanaman nilai zuhud, serta dampaknya terhadap perilaku dan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis efektif meningkatkan fokus belajar, partisipasi, serta pengendalian diri siswa dalam penggunaan teknologi. Penanaman nilai zuhud melalui digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang yang dilakukan melalui pemahaman konseptual, praktik pembatasan gadget, serta refleksi dan pembiasaan secara berkelanjutan efektif membentuk karakter siswa yang sederhana, mampu mengendalikan diri, serta memiliki kesadaran spiritual yang lebih baik. Digital fasting dalam pembelajaran PAI di MAN Sampang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan fokus belajar, pembentukan sikap disiplin, penguatan interaksi sosial, serta internalisasi nilai zuhud yang tercermin dalam perilaku sederhana dan kemampuan pengendalian diri siswa.
Copyrights © 2026