Rasa ingin tahu merupakan disposisi psikologis yang diyakini berkontribusi terhadap keterlibatan belajar dan pencapaian akademik siswa. Namun, peran rasa ingin tahu sebagai prediktor prestasi akademik masih memerlukan pengujian empiris pada konteks sekolah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rasa ingin tahu sebagai prediktor prestasi akademik siswa SMKN 4 Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM). Data rasa ingin tahu diperoleh melalui angket, sedangkan data prestasi akademik diperoleh dari nilai rapor siswa. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan uji signifikansi koefisien korelasi. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,056 dengan nilai t hitung = 0,372 lebih kecil dari t tabel = 2,04 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hubungan antara rasa ingin tahu dan prestasi akademik tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa rasa ingin tahu tidak berperan sebagai prediktor yang signifikan terhadap prestasi akademik siswa dalam konteks penelitian ini. Implikasi penelitian mengindikasikan perlunya mempertimbangkan faktor-faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi prestasi akademik siswa.
Copyrights © 2026