Representasi budaya dalam desain interior restoran sering kali belum optimal, penggunaan elemen hias yang cenderung bersifat visual tanpa memahami makna yang mendasarinya. Hal ini menyebabkan berkurangnya autentisitas dalam menghadirkan suasana ruang. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan ragam hias berbasis tangible culture khas Jepang pada interior Restoran Yabe! Izakaya di Bandung. Fokus utama adalah bagaimana unsur tangible culture ini dapat diterapkan secara autentik untuk merepresentasikan budaya dan suasana Jepang. Sasaran penelitian adalah unsur ragam hias di area makan restoran. Metode yang digunakan adalah kualitatif-eksplanatif, melibatkan observasi langsung sebagai data primer dan studi literatur sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restoran Yabe! Izakaya dinilai berhasil merepresentasikan budaya Jepang dengan baik melalui penggunaan elemen autentik, seperti material alami kayu dan bambu, pencahayaan hangat dari lampion chÅchin, dan elemen pendukung seperti noren. Elemenelemen desain ini berfungsi tidak hanya sebagai komponen estetis dan fungsional, tetapi juga sebagai media visual yang menyampaikan nilai-nilai budaya Jepang. Penerapan unsur tangible culture dalam desain interior ini membuktikan bahwa representasi budaya sangat mungkin dilakukan dan dapat menjadi ide kreatif yang kuat.
Copyrights © 2026