Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Coco Kitchen menghadapi masalah kurangnya identitas visual berupa logo dan pengelolaan media sosial yang tidak optimal, menyebabkan citra merek lemah serta jangkauan pemasaran terbatas. Tujuan pengabdian ini adalah pendampingan pengembangan logo khas dan optimalisasi media sosial untuk memperkuat branding digital. Metode meliputi observasi, wawancara, pendampingan desain logo (konsep, warna, tipografi), penataan akun Instagram, website, pricelist, dan Linktree, serta evaluasi kemandirian UMKM. Hasilnya terciptanya logo resmi yang diterapkan pada kemasan dan promosi, peningkatan penataan konten media sosial rutin, serta keterampilan pemilik UMKM naik signifikan. Kebaruan artikel terletak pada integrasi branding visual-logo dengan pengelolaan media sosial terstruktur untuk UMKM kuliner rumahan baru, memberikan model pemberdayaan berkelanjutan di era digital yang dapat direplikasi.
Copyrights © 2026