Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran matematika bagi siswa Generasi Alpha yang dipengaruhi oleh teknologi digital dan permainan daring. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah guru kelas lima di MIM Ketro 1 melalui observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kendala utama adalah variasi karakter siswa, rentang perhatian yang pendek, dan dampak dari permainan daring. Untuk mengatasi masalah ini, pendidik menggunakan pembelajaran kontekstual, kegiatan kelompok, praktik langsung, dan pengulangan materi. Faktor eksternal seperti kurangnya dukungan orang tua dan ketidakdisiplinan siswa juga mempengaruhi hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran interaktif dan dukungan dari keluarga sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika, sehingga kerja sama antara sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan.
Copyrights © 2026