Latar Belakang: Lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Burengan mengalami degradasi dan stagnasi aktivitas. Diperlukan intervensi strategis untuk memulihkan fungsi lahan dan ekosistem sosial kelompok. Tujuan: Merevitalisasi estetika dan produktivitas lahan KWT, serta mengintegrasikan edukasi lingkungan (outing class) bagi siswa sekolah dasar untuk membangkitkan kembali dinamika kelompok. Metode: Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap persiapan, pelaksanaan (pembenahan fisik berkonsep Kampung Hijau dan outing class), serta evaluasi kognitif siswa melalui pre-test dan post-test. Hasil: Revitalisasi fisik berhasil memulihkan area tanam hortikultura dan TOGA. Kegiatan outing class secara terukur meningkatkan pemahaman kognitif siswa, ditandai dengan skor post-test yang lebih tinggi. Selain itu, peran baru KWT sebagai fasilitator edukasi berhasil menumbuhkan kembali motivasi kolektif dan rasa kepemilikan anggota. Kesimpulan: Integrasi restorasi fisik dan edukasi efektif menghidupkan lahan produktif dan memperkuat peran sosial KWT. Kebanggaan sosial ini menjadi fondasi utama keberlanjutan lahan ke depannya.
Copyrights © 2026