Penelitian ini mengusulkan Model DERBI (Desa Resilien terhadap Bencana dan Iklim) sebagai kerangka integratif untuk membangun ketangguhan desa menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim yang saling terkait di Indonesia. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis terhadap kebijakan, pedoman teknis, dan laporan implementasi program ketangguhan desa seperti Desa Siaga Aktif, Kampung Iklim, dan Desa Tangguh Bencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa model yang ada masih bersifat sektoral dan terfragmentasi sehingga kurang efektif dalam menghadapi risiko kompleks dan sistemik. Model DERBI dirancang dengan tiga pilar utama yakni tata kelola adaptif, ketahanan sosio-ekologis, dan perlindungan sosial inklusif, yang diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai inisiatif serta memaksimalkan efisiensi sumber daya. Model ini juga mengadopsi paradigma ketangguhan adaptif yang fokus pada kemampuan desa untuk bertransformasi dan berkembang setelah krisis. Model DERBI menyediakan solusi konseptual yang dapat menjadi panduan kebijakan dan praktik pembangunan ketangguhan desa yang lebih holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam literatur resiliensi berbasis komunitas dan implementasinya di konteks desa Indonesia.
Copyrights © 2026