Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan penerapan model Problem-Based Learning berbantuan flipbook bernuansa etnomatematika terhadap kemampuan komunikasi matematis, serta menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-efficacy. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan explanatory sequential mixed method. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 39 Semarang, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi matematis, angket self-efficacy, dan wawancara. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa pembelajaran Problem-Based Learning berbantuan flipbook bernuansa etnomatematika secara signifikan lebih efektif dibandingkan pembelajaran tanpa bantuan flipbook serta mampu mencapai ketuntasan belajar. Selain itu, self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi mampu mengomunikasikan ide matematis secara lebih runtut dan sistematis dibandingkan siswa dengan self-efficacy sedang dan rendah, sehingga menjelaskan dan memperkuat temuan kuantitatif.
Copyrights © 2026