Kecemasan matematika merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan takut, tegang, dan khawatir dalam menyelesaikan permasalahan matematika sehingga berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis guided inquiry pada materi relasi dan fungsi fase D kelas VIII SMP/MTs yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam mengurangi kecemasan matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan Microsoft Word serta divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan sebesar 91,67% dari ahli materi dan 85% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh persentase sebesar 98,21% dengan kategori sangat praktis. Hasil angket kecemasan menunjukkan adanya pergeseran distribusi tingkat kecemasan siswa, di mana persentase siswa dengan tingkat kecemasan rendah meningkat dari 16,13% menjadi 32,26%, kecemasan sedang dari 64,52% menjadi 67,74% dan kecemasan tinggi menurun dari 19,35% menjadi 0%. Temuan ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan siswa. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis guided inquiry dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2026