Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis face to face dan sikap keramahtamahan terhadap peningkatan hasil belajar siswa berkebutuhan khusus di kelas III MI Rifa’iyah Limpung, sebuah sekolah non inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tatap muka yang didukung dengan sikap keramahtamahan guru dan lingkungan sekolah mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan memotivasi siswa berkebutuhan khusus untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Akibatnya, terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi langsung dan lingkungan yang ramah dalam mendukung keberhasilan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus di sekolah non inklusi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan guru dalam strategi pembelajaran inklusif dan pengembangan lingkungan sekolah yang ramah bagi semua siswa.
Copyrights © 2025