Teknologi DNA rekombinan merupakan salah satu inovasi utama dalam bidang bioteknologi modern yang berperan penting dalam produksi protein dan obat-obatan secara efisien, spesifik, dan dalam skala besar. Perkembangan teknologi ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan produk biofarmaka yang aman, berkualitas tinggi, serta mampu memenuhi kebutuhan medis global yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi DNA rekombinan dalam produksi protein terapeutik dan obat modern, serta mengidentifikasi keunggulan dan tantangan dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terbaru yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi DNA rekombinan telah berhasil diaplikasikan secara luas dalam produksi berbagai produk biofarmaka seperti insulin rekombinan, antibodi monoklonal, vaksin rekombinan, serta enzim terapeutik. Teknologi ini memiliki keunggulan dalam hal efisiensi produksi, tingkat kemurnian yang tinggi, serta keamanan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional berbasis sumber hewani. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan rekayasa protein sesuai kebutuhan terapi sehingga meningkatkan efektivitas pengobatan. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti tingginya biaya produksi, kompleksitas proses pemurnian, serta regulasi yang ketat dalam industri farmasi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, DNA rekombinan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam industri biofarmasi modern dan berpotensi terus berkembang di masa depan.
Copyrights © 2026