Peralihan Suroboyo Bus ke armada listrik menghadapi kendala, yang menyebabkan operasional terhenti sementara. Sedangkan, Sistem transportasi umum di Surabaya telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Analisis ini bertujuan mengevaluasi kendala tersebut, khususnya terkait jadwal dan jumlah armada. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif deskriptif, menganalisis data observasi dan wawancara. Tujuannya adalah membandingkan kondisi operasional sebelum dan sesudah elektrifikasi, serta mengidentifikasi hubungan antar variabel seperti waktu pengisian dan jadwal. Hasilnya menunjukkan bahwa kinerja bus listrik sangat dipengaruhi oleh jangkauan dan kecepatan pengisian daya. Keterbatasan baterai memaksa bus mengisi ulang setelah dua siklus perjalanan. Kesimpulannya, Hasil perhitungan ini menunjukkan bahwa meskipun bus listrik memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan pengurangan emisi, tetapi keterbatasan dalam jangkauan dan pengisian daya memerlukan perencanaan operasional yang cermat, seperti penempatan strategis stasiun pengisian daya serta rotasi armada yang tepat.
Copyrights © 2026