Rendahnya literasi sains peserta didik pada pembelajaran IPA di jenjang SMP masih menjadi permasalahan. Salah satu penyebabnya adalah bahan ajar yang belum mampu memvisualisasikan konsep IPA yang bersifat abstrak sehingga pemahaman peserta didik kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi bahan ajar yang lebih interaktif. Pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dapat menjadi solusi karena mampu menampilkan visualisasi tiga dimensi yang membantu peserta didik memahami konsep secara lebih konkret serta meningkatkan literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan modul pembelajaran interaktif berbasis augmented reality serta menelaah efektivitasnya dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Penelitian menggunakan metode penelitian ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Banyuglugur dengan subjek peserta didik kelas VIII B yang berjumlah 16 siswa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon peserta didik, serta tes literasi sains berupa pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berada pada kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli dan memiliki keterlaksanaan pembelajaran yang tinggi. Respon peserta didik terhadap penggunaan modul termasuk kategori sangat baik. Hasil tes literasi sains menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik setelah penggunaan modul. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa modul berbasis augmented reality dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar inovatif untuk mendukung peningkatan literasi sains dalam pembelajaran IPA SMP. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji modul pada materi dan subjek yang lebih luas.
Copyrights © 2026