This paper examines the moral decadence of Toraja society triggered by the practices of cockfighting, buffalo fighting, and online gambling. Using Clifford Geertz's interpretive approach, this study explores the cultural meanings behind these gambling practices through symbolic interpretation and how they affect the social order and moral values of society. Furthermore, John Rawls's theory of justice is used to analyze the injustice and social imbalances that arise from gambling, including its impact on the welfare and rights of individuals within the community. The results of the study indicate that gambling not only undermines individual morality but also threatens social solidarity and distributive justice in Toraja society, necessitating cultural interventions and social justice-based policies to address this moral decadence. The church is called to call for justice and truth through prophetic movements for the common good. This prophetic voice is carried out by collaborating with credit union institutions, conducting coaching and empowerment activities through categorical groups, and fostering inner peace within each person.AbstrakTulisan ini membahas dekadensi moral masyarakat Toraja yang dipicu oleh praktik judi sabung ayam, adu kerbau, dan judi online. Dengan menggunakan pendekatan interpretatif Clifford Geertz, penelitian ini menggali makna budaya dengan interprtetaif simbolis di balik praktik judi tersebut serta bagaimana hal itu mempengaruhi tatanan sosial dan nilai-nilai moral masyarakat. Selain itu, teori keadilan John Rawls digunakan untuk menganalisis ketidakadilan dan ketidakseimbangan sosial yang muncul akibat perjudian tersebut, termasuk dampak pada kesejahteraan dan hak-hak individu dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi tidak hanya merusak moralitas individu, tetapi juga mengancam solidaritas sosial dan keadilan distributif di masyarakat Toraja, sehingga diperlukan intervensi budaya dan kebijakan berbasis keadilan sosial untuk mengatasi dekadensi moral ini. Gereja dipanggil untuk menyerukan keadilan dan kebenaran melalui gerakan profetis untuk kebaikan bersama. Suara kenabian itu dilakukan dengan bekerja sama dengan lembaga Credit Union, membuat kegiatan pembinaan dan pemberdayaan melalui kelompok-kelompok kategorial, dan menciptakan perdamaian batin dalam diri setiap orang.
Copyrights © 2026