Rendahnya motivasi belajar siswa sekolah dasar di era digital menjadi tantangan, sementara Kurikulum Merdeka menuntut pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Augmented Reality (AR) muncul sebagai solusi potensial, namun bukti empiris mengenai efektivitasnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris tentang efektivitas AR dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA pada database Google Scholar dan Garuda (2021-2026). Seleksi sistematis menghasilkan 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 12 artikel dengan desain pretest-posttest melaporkan peningkatan motivasi belajar yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Efektivitas AR dipengaruhi oleh empat faktor: durasi penggunaan, integrasi dengan strategi pembelajaran aktif, ketersediaan infrastruktur, dan keterpaduan materi abstrak. AR terbukti paling efektif pada topik abstrak seperti tata surya, bangun ruang, dan habitat hewan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AR efektif meningkatkan motivasi belajar siswa SD, dengan rekomendasi penggunaan AR minimal 4–6 pertemuan yang dipadukan dengan pembelajaran aktif, serta perlunya penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih ketat
Copyrights © 2026