Penyakit seperti Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) sering ditemukan dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas jamaah. Namun, surveilans yang dilakukan umumnya masih bersifat umum dan belum mampu mengidentifikasi secara spesifik virus penyebab melalui pendekatan molekuler, khususnya pada jamaah haji asal Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi virus penyebab ILI dan SARI pada jamaah haji asal Aceh tahun 2025 menggunakan metode Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan laboratorium terhadap 33 sampel swab nasofaring dan orofaring yang diperoleh dari surveilans kesehatan pasca kepulangan jamaah. Pemeriksaan dilakukan melalui ekstraksi RNA, amplifikasi menggunakan RT-PCR, serta interpretasi nilai Cycle Threshold (Ct). Hasil menunjukkan Sebanyak 28 dari 33 sampel (84,8%) menunjukkan hasil negatif terhadap Influenza A, Influenza B, dan SARS-CoV-2. Sementara itu, 5 sampel (15,2%) terkonfirmasi positif Influenza A, dan tidak ditemukan kasus positif untuk Influenza B maupun SARS-CoV-2. Kesimpulannya bahwa Influenza A masih menjadi penyebab ILI dan SARI pada jamaah haji asal Aceh, dan RT-PCR efektif sebagai metode deteksi dini dalam mendukung surveilans penyakit pernapasan
Copyrights © 2026