Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan limbah slurry dari aktivitas peternakan yang berpotensi mencemari lingkungan. Slurry memiliki kandungan unsur hara yang bermanfaat, namun pemanfaatannya masih terbatas karena belum tersedianya teknologi pengolahan yang praktis dan efisien. Solusi yang ditawarkan adalah implementasi mesin pengolah slurry berbasis energi biomassa dengan kapasitas 30 kg. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi teknologi pengolahan slurry, penyerahan bantuan mesin pengolah slurry, serta pendampingan pelatihan pengoperasian dan perawatan kepada kelompok mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin mampu beroperasi optimal serta menghasilkan ±25 kg pupuk organik per siklus. Selain itu, peserta pelatihan dapat mengoperasikan mesin secara mandiri setelah mengikuti dua kali praktik langsung. Implementasi teknologi ini tidak hanya menekan potensi pencemaran akibat pembuangan slurry langsung ke lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui produksi pupuk organik serta mendorong kemandirian energi masyarakat.
Copyrights © 2026