Passing atas dianggap sebagai salah satu teknik fundamental yang menjadi kunci terhadap permainan voli, memiliki peran sentral dalam membangun strategi dan menciptakan peluang serangan yang lebih efektif. Namun, rendahnya akurasi passing atas pada pemain pemula Elang Emas Club diakibatkan belum optimalnya penerapan latihan yang terstruktur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model latihan direct instruction terhadap peningkatan akurasi passing atas voli terhadap pemain pemula. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis pre-eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 pemain pemula ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes akurasi passing atas pada dinding dengan pengunaan target simbol X. Teknik analisis data meliputi deskriptif statistik, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji paired sample T-test dan uji koefisien determinasi (R-square). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 14,19 pada pretest menjadi 17,06 pada posttest. Uji paired sample T-test memperoleh nilai sebesar 0,013 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari perlakuan yang diberikan. Nilai R-square sebesar 0,177 menyatakan bahwa model direct instruction memberikan konsttribusi sebesar 17,7% terhadap peningkatan akurasi passing atas. Disimpulkan bahwa penerapan model latihan direct instruction pada pemain pemula Elang Emas Club berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing atas.
Copyrights © 2026