Bernung adalah sebuah desa yang terletak di sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Penulis bermitra dengan Kelompok Tani Isa Mandiri Bernung. Mitra ini memiliki lahan untuk budidaya ikan dan perkebunan, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu masalah yang muncul adalah kebutuhan air bagi mitra dan masyarakat. Kekurangan air yang memadai membuat kegiatan usaha menjadi sulit. Masalah lain adalah kekurangan air selama musim kemarau, yang menyebabkan kekeringan dan mengganggu kegiatan usaha. Berdasarkan masalah yang dihadapi mitra dan masyarakat, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: Memanfaatkan air tanah untuk budidaya ikan dan perkebunan, serta untuk pembangunan sumur. Tujuan spesifiknya adalah untuk mengatasi masalah ketersediaan air guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah metode geolistrik untuk menentukan kedalaman air tanah untuk pembangunan sumur. Metode Pendekatan Pedesaan Partisipatif (PPA) akan digunakan, melibatkan partisipasi masyarakat. Hasil yang diperoleh dari informasi penelitian menggunakan metode geolistrik menunjukkan bahwa pengeboran air tanah dapat dilakukan pada kedalaman 33,4-81,9 meter, dan kemungkinan pada lapisan 82,8 meter hingga sekitar 100 meter di bawah permukaan, indikasi air tanah dalam masih dapat ditemukan, dilihat dari kondisi wilayah yang sangat dekat dengan sumber air. Kesimpulannya, pengeboran sumur dapat dilakukan pada kedalaman sekitar 100 meter.
Copyrights © 2026