Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan objek wisata lokal sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA, khususnya Pemandian Air Panas Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan, sistem manajemen, serta kontribusinya sebagai sumber pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan informan kunci, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemandian Air Panas Banjar mengalami perkembangan signifikan dari tahun 1984 hingga 2019, yang ditandai dengan peningkatan fasilitas dan pengelolaan yang lebih terstruktur. Sistem manajemen telah menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara efektif. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pariwisata edukatif berbasis sejarah lokal. Selain itu, pemanfaatan objek ini sebagai sumber pembelajaran sejarah mampu meningkatkan kemampuan analisis sejarah lokal, pemahaman konteks sosial-ekonomi, serta keterampilan berpikir kritis siswa
Copyrights © 2026