Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman larva ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam larutan madu Kefa dengan dosis yang berbeda terhadap persentase kelamin jantan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup. Larva berumur 7 hari direndam selama 20 jam dalam empat perlakuan dosis madu: 0 ml/L (kontrol), 5 ml/L, 10 ml/L, dan 15 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D (15 ml/L) menghasilkan persentase jantan tertinggi sebesar 73,81%, yang berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan lainnya. Pertumbuhan mutlak tidak berbeda nyata (P>0,05) antar perlakuan. Kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada kontrol (93,33%), sedangkan perlakuan D menunjukkan kelangsungan hidup terendah (70%) akibat stres osmotik. Disimpulkan bahwa madu efektif sebagai agen maskulinisasi alami dengan dosis optimal 15 ml/L, meskipun berdampak pada penurunan kelangsungan hidup.Kata kunci : Ikan nila; maskulinisasi; madu kefa; kelangsungan hidup; pertumbuhan
Copyrights © 2025