Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering dialami lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Rendahnya pengetahuan serta belum optimalnya perilaku hidup sehat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian hipertensi pada kelompok usia lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi serta mendukung upaya pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan dan praktik konsumsi teh temon berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2025 di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan melibatkan 26 lansia hipertensi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pretest-posttest satu kelompok melalui pemeriksaan tekanan darah, edukasi kesehatan, dan pemberian teh temon berbahan dasar bunga telang (Clitoria ternatea) dan lemon. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan penilaian tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya penurunan rerata tekanan darah sistolik dari 156,00 mmHg menjadi 141,00 mmHg dan diastolik dari 94,00 mmHg menjadi 84,00 mmHg. Skor pengetahuan peserta juga meningkat dari 11,76 menjadi 15,54. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada tekanan darah dan skor pengetahuan setelah kegiatan (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi hipertensi dan praktik konsumsi teh temon berbasis komunitas berpotensi menjadi pendekatan promotif dan preventif yang sederhana, aplikatif, dan bermanfaat dalam mendukung pengendalian hipertensi pada lansia
Copyrights © 2026