Penelitian ini mengembangkan masker hidrogel ekstrak umbi bit merah (Beta vulgaris L.) dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 (1,25%; 1,5%; 2%) untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas masker. Tujuannya mengatasi keterbatasan masker hidrogel konvensional serta memberikan perlindungan terhadap polusi, sinar UV, mengatasi penuaan dini, dan kekeringan pada kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisik, stabilitas, dan potensi iritasi masker hidrogel dengan variasi Carbopol 940. Ekstrak umbi bit merah diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96%. Formulasi masker hidrogel dibuat dengan variasi Carbopol 940 dan diuji mutu fisiknya (organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat). Uji stabilitas dilakukan selama 4 minggu, dan uji iritasi menggunakan metode Draize pada kelinci albino. Masker hidrogel memenuhi standar mutu fisik dengan pH 4,5-6,5, daya sebar 5-7 cm, dan daya lekat 2,00-300,0 detik. Viskositas tertinggi ditemukan pada formulasi Carbopol 2% (18.125 cPs), melebihi standar (2.000-4.000 cPs). Uji stabilitas menunjukkan perubahan warna menjadi merah kekuningan setelah 3 minggu, tetapi tidak memengaruhi homogenitas. Uji iritasi menunjukkan semua formulasi aman tanpa menimbulkan iritasi. Masker hidrogel ekstrak umbi bit merah dengan variasi Carbopol 940 memenuhi kriteria mutu fisik dan stabilitas, serta aman digunakan. Formulasi dengan Carbopol 1,25% dan 1,5% lebih optimal dibandingkan 2% karena viskositasnya yang lebih mendekati standar.
Copyrights © 2026