Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kadar Hidrokuinon pada Krim Pemutih yang Beredar Online dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Spektrofotometri UV-Vis Novelita anggi Charismawati; Susanti Erikania; Novi Ayuwardani
Jurnal Kartika Kimia Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v4i2.79

Abstract

Kosmetika adalah sediaan yang digunakan pada permukaan luar tubuh dengan maksud untuk mengubah penampilan, mewangikan, membersihkan, atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Saat ini masyarakat sangat tertarik menggunakan kosmetik krim pemutih wajah yang dijual secara online dan sering ditemukan kandungan dalam krim pemutih adalah Hidrokuinon. Penggunaan hidrokuinon dalam krim pemutih telah dibatasi karena efek samping yang merugikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hidrokuinon pada krim pemutih yang beredar secara online. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif pada 3 sampel krim pemutih yang diduga mengandung hidrokuinon. Hasil positif uji kualitatif dilanjutkan dengan analisis menggunakan KLT (Kromatografi Lapis Tipis) dengan fase gerak metanol:kloroform (50:50) dan n-heksana:aseton (3:2), serta analisis Spektrofotometri UV-Vis. Hasil dari penelitian ini adalah pengujian KLT pada sampel didapatkan nilai Rf masing-masing 0,8 dan 0,4. Penetapan panjang gelombang maksimal pada 294 nm diperoleh hasil kadar rata-rata kandungan hidrokuinon dari sampel 1 sebesar 2,020µg/mL, sampel kedua sebesar 16,244 µg/mL, sedangkan pada sampel ketiga sebesar 9,387µg/mL Kesimpulan kadar hidrokuinon yang ada di dalam masing-masing sampel krim adalah 2,020 µg/mL, 16,244µg/mL, 9,387µg/mL dimana kadar ini tidak sesuai dengan peraturan BPOM RI tahun 2008. Kata Kunci: hidrokuinon, krim pemutih, kromatografi lapis tipis, spektrofotometri UV-Vis.
Analisis Rhodamin-B pada Saos yang Beredar di Sekitar STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun dengan Metode KLT dan Spektrofotometri UV-Vis Mohamad Afif Ramadhi; Susanti Erikania; Yetti Hariningsih
Jurnal Kartika Kimia Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v4i2.82

Abstract

Sauce is a flavoring and flavor enhancer that is thick and red in color. The sauce is suspected to contain Rhodamine-B as coloring agent because a bright red color fluorescence. This study aims to analyze qualitatively and quantitatively Rhodamin-B in the sauce circulating around STIKes Bhakti Husada Mulia. This research method used 5 sauce samples, analyzed qualitatively by TLC using silica gel GF254 stationary phase and mobile phase n-butanol:ethyl.acetate:ammonia (10:4:5), and quantitatively analyzed by UV-Vis Spectrophotometry with maximum wavelength determination 400-800 nm ​​with concentration 3 ppm. The results of qualitative analysis by TLC showed that 4 of 5 positive samples containing Rhodamine-B appeared orange stains on a 254 nm UV lamp and yellow fluorescence on a 360nm UV lamp, while the Rf value in sample B was 0.57; sample C was 0.58; sample D was 0.58 and sample E was 0.58, compared to the Rhodamine-B standard of 0.55. The results of quantitative analysis UV-Vis spectrophotometry at maximum wavelength of 558nm with absorbance value 0.538 A, the Rhodamine-B content in sample B was 1.216μg/ml±0.004; sample C 2.278μg/ml±0.005; sample D 1.681μg/ ml±0.007 and sample E 0.776μg/ml±0.004. The conclusion is sample C has the highest levels of Rhodamine-B compared to samples B, D and E. Keywords: TLC, Rhodamine-B, Sauce, and UV-Vis Spectrophotometry
EVALUASI DAN UJI IRITASI MASKER HIDROGEL EKSTRAK UMBI BIT MERAH (BETA VULGARIS L) DENGAN VARIASI CARBOPOL 940 Ghaisani Putri Enggal Wati; Putri Rovita Sari; Susanti Erikania
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 1 APRIL TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan masker hidrogel ekstrak umbi bit merah (Beta vulgaris L.) dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 (1,25%; 1,5%; 2%) untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas masker. Tujuannya mengatasi keterbatasan masker hidrogel konvensional serta memberikan perlindungan terhadap polusi, sinar UV, mengatasi penuaan dini, dan kekeringan pada kulit wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisik, stabilitas, dan potensi iritasi masker hidrogel dengan variasi Carbopol 940. Ekstrak umbi bit merah diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96%. Formulasi masker hidrogel dibuat dengan variasi Carbopol 940 dan diuji mutu fisiknya (organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat). Uji stabilitas dilakukan selama 4 minggu, dan uji iritasi menggunakan metode Draize pada kelinci albino. Masker hidrogel memenuhi standar mutu fisik dengan pH 4,5-6,5, daya sebar 5-7 cm, dan daya lekat 2,00-300,0 detik. Viskositas tertinggi ditemukan pada formulasi Carbopol 2% (18.125 cPs), melebihi standar (2.000-4.000 cPs). Uji stabilitas menunjukkan perubahan warna menjadi merah kekuningan setelah 3 minggu, tetapi tidak memengaruhi homogenitas. Uji iritasi menunjukkan semua formulasi aman tanpa menimbulkan iritasi. Masker hidrogel ekstrak umbi bit merah dengan variasi Carbopol 940 memenuhi kriteria mutu fisik dan stabilitas, serta aman digunakan. Formulasi dengan Carbopol 1,25% dan 1,5% lebih optimal dibandingkan 2% karena viskositasnya yang lebih mendekati standar.