n ketidakseimbangan kadar lipid dalam plasma, seperti peningkatan kolesterol total, LDL, trigliserida, serta penurunan HDL. Kondisi ini menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular yang banyak dijumpai pada pasien geriatri. Penatalaksanaan dislipidemia dapat dilakukan melalui modifikasi gaya hidup dan terapi farmakologis, salah satunya dengan obat golongan statin. Atorvastatin dan simvastatin merupakan dua jenis statin yang umum diresepkan di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan metodologi retrospektif berdasarkan data rekam medis. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu pasien berusia 45 tahun ke atas, menjalani pengobatan statin. Hasil penelitian ini pasien dislipidemia di RSUD Kota Madiun terbanyak berdasarkan berjenis kelamin perempuan 78 pasien (66,9%) dan usia paling banyak di rentang usia masa lanjut usia tua (75-90 Tahun) 49 pasien (38,28%). Pengobatan dislipidemia dengan menggunakan golongan statin paling banyak digunakan simvastatin 20mg (47,65 %). Kesimpulan pengobatan golongan statin yang digunakan di RSUD Kota Madiun Tahun 2023 adalah simvastatin (10mg,20mg) dan atorvastatin (10mg,20mg). Efektivitas pengobatan dislipidemia pada penurunan kadar LDL pada pasien geriatri adalah simvastatin 20mg dan terendah atorvastatin 10mg .Efektivitas pengobatan dislipidemia pada penurunan kadar trigliserida pada pasien geriatri adalah simvastatin 20mg dan terendah atorvastatin 10mg .Efektivitas pengobatan dislipidemia pada kenaikan kadar HDL pada pasien geriatri adalah simvastatin 20mg dan terendah atorvastatin 10mg .
Copyrights © 2026