ABSTRAK Pesatnya perkembangan infrastruktur mengakibatkan peningkatan permintaan akan bahan-bahan infrastruktur. Penggunaan bahan alami dalam produksi beton semakin tidak terkontrol dengan kelanjutan pembangunan infrastruktur saat ini. Dengan meningkatnya produksi marmer di Indonesia, limbah serbuk marmer yang dihasilkan menjadi masalah lingkungan yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dengan penambahan limbah serbuk marmer 0%, 15%, 25%, dan 35%. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental. Analisis data menggunakan standar ACI (American concrete institute). Pembuatan benda uji pada penelitian ini menggunakan silinder berdiameter 15 x 30 cm dengan kuat tekan beton yang direncanakan ƒʾϲ 21.7 MPa. Persentase limbah serbuk marmer yang digunakan yaitu variasi 0%, 15%, 25% dan 35% dengan umur rencana 7 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah serbuk marmer dapat mempengaruhi nilai kuat tekan beton, di mana terdapat nilai optimal yang dapat dicapai pada umur 28 hari dengan variasi 15% yaitu 23.79 Mpa.
Copyrights © 2026