Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai fisiologis ternak sapi Bali dan sapi Bali Silangan dapat mempengaruhi terhadap produktivitas ternak sapi di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekperimental. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data skunder dan data primer. Data primer diperoleh dari data BPS sementara data sekunder diperoleh dari hasil pengukuran pada kedua jenis ternak sapi. Sampel yang digunakan sebanyak 5 ekor ternak sapi Bali dan 5 ekor ternak sapi Bali Silangan. Variabel yang diamati adalah suhu tubuh, frekuensi pernapasan, dan denyut jantung. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan (P>0,05%) antara suhu tubuh dan frekuensi pernapasan antara ternak sapi Bali dan sapi Bali Silangan serta terdapat perbedaan (P<0,05%) denyut jantung antara ternak sapi Bali dan sapi Bali Silangan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal ternak. Selain itu, berdasar hasil ini menunjukkan juga bahwa kedua jenis ternak dapat dikembangkan di Desa Turekisa karena nilai fisiologis ternak dalam mendukung produktivitas ternak masih berada pada kondisi normal
Copyrights © 2026