Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keadaan desa berbasis Indeks Desa Membangun (IDM) sebagaimana regulasi Permendes Nomor 2 tahun 2016. Metode yang digunakan dengan pendekatan Community Based Research yang dilakukan secara kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan variabel dan indikator IDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Larilaki adalah desa dengan kategori homogen, sehingga sifat masyarakatnya menyatu, tidak terpisah secara geografis. Desa Larilaki dekat dengan pusat pelayanan masyarakat termasuk yang dibangun oleh desa. Sarana dan prasarana desa khususnya terkait dengan pelayanan dasar telah terpenuhi, kekurangan hanya hanya perlu optimalisasi pemanfaatan. Sedangkan potensi yang menunjang adalah ketersediaan SDM. Pemerintah desa yang pro aktif, kearifan lokal yang sudah berjalan seperti pengelolaan pertanian dan penghormatan terhadap alam dan leluhur, kelembagaan ekonomi desa berupa Bumdes yang sudah berjalan. Desa Larilaki adalah satu-satunya desa di Kecamatan Wolomeze yang mendapatkan penanganan kemiskinan dan stunting dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sehingga potensi desa dari sektor pertanian dan peternakan sangat membantu dan menunjang upaya pemenuhan gizi anak sekolah usia dini. Kata Kunci ; Studi, Potensi, Tantangan, Larilaki, IDM.
Copyrights © 2026