Peningkatan angka kriminalitas di Indonesia dari tahun ke tahun turut melibatkan anak dan remaja sebagai pelaku tindak pidana, sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Anak binaan yang ditempatkan di LPKA dihadapkan pada perubahan lingkungan yang signifikan, keterbatasan aktivitas, kepadatan hunian, serta isolasi dari masyarakat, yang berpotensi menimbulkan stres berkepanjangan. Kondisi stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memengaruhi kesehatan mental serta menghambat proses pembinaan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan coping stres anak binaan di LPKA Kelas II Ternate melalui pendekatan psikoedukasi dan pelatihan manajemen stres. Metode pelaksanaan kegiatan meliput tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 23 anak binaan, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, oberservasi, serta angket. Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang stres, sumber stres, serta strategi coping stres. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak binaan mengenai penyebab stres, kemampuan mengelola emosi, serta penerapan strategi coping yang lebih adaptif dalam menghadapi tekanan selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental anak binaan serta mendukung efektivitas program pembinaan di LPKA Kelas II Ternate.
Copyrights © 2026