Abstrak Pariwisata merupakan sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat lokal. Curugsewu sebagai air terjun tertinggi di Jawa Tengah denganketinggian 80 meter dan formasi tiga tingkatan yang unik, merupakan aset wisata alam unggulan KabupatenKendal yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam berkelanjutan. Namun, pengembangan destinasi ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti jalur akses menuju air terjun yang licin dan curam, fasilitas pendukung yang terbatas, beberapa elemen daya tarik wisata yang terbengkalai, serta minimnya variasi aktivitas wisata yang dapat memperpanjang durasi kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komponen 5A pariwisata, yaitu Attraction (daya tarik), Accessibility (aksesibilitas), Accommodation (akomodasi), Amenity (fasilitas pendukung), dan Activity (aktivitas wisata) di obyek wisata Curugsewu sebagai dasar pengembangan destinasi wisata alam yang berkelanjutan di Kabupaten Kendal. Rumusan masalah penelitian berfokus pada bagaimana penerapan kelima komponen 5A tersebut dalam mendukung pengembangan daya tarik wisata Curugsewu. penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan komponen 5A pariwisata di destinasi wisata Curugsewu untuk pengembangan destinasi wisata alam yang berkelanjutan di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi.
Copyrights © 2026