Perkuatan kolom beton bertulang persegi menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kapasitas struktur eksisting. Pada kolom persegi, aplikasi CFRP full jacket memerlukan pembulatan sudut (chamfer) guna meningkatkan efektivitas konfinemen, namun pembesaran chamfer secara simultan menyebabkan pengurangan luas penampang beton efektif. Penelitian ini mengevaluasi keseimbangan pengaruh antara peningkatan kapasitas akibat konfinemen CFRP dan penurunan kapasitas akibat kehilangan luas penampang pada kolom beton bertulang persegi. Studi dilakukan pada kolom berukuran 400×400 mm dengan pembesian 8D16, sengkang D10-150, mutu beton f’c = 25 MPa, dan baja tulangan fy = 400 MPa, yang diperkuat CFRP dua lapis dengan orientasi serat hoop full jacket. Variasi radius chamfer dianalisis mulai dari r = 20 mm hingga batas maksimum yang ditentukan oleh selimut beton eksisting. Kapasitas kolom dievaluasi menggunakan diagram interaksi aksial–momen (Pn–Mn) dengan mempertimbangkan beton terkekang dan pengurangan luas penampang efektif secara eksplisit. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan radius chamfer meningkatkan efektivitas konfinemen CFRP dan kapasitas kolom secara keseluruhan, sementara pengaruh negatif akibat reduksi penampang relatif lebih kecil, meskipun kecenderungan diminishing return terlihat pada radius yang lebih besar.
Copyrights © 2026