Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENANGANAN PERTAMA SISWA SYNCOPE DI SMAN 1 NGAGLIK SLEMAN YOGYAKARTA Panji Nugroho; Cornelia D.Y Nekada; tia amestiasih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v4i1.54

Abstract

Syncope adalah hilangnya kesadaran dan kontrol otot dalam  beberapa detik hingga beberapa menit yang menyebabkan seseorang jatuh pingsan. Kejadian syncope sering terjadi di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta kurang lebih sebanyak 6-8 orang dalam 1 bulan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan terhadap penanganan pertama siswa syncope di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan crossectional, jumlah sampel pada penelitian ini 64 responden dari 176 siswa, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan metode purposive sampling. Statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah somer. Data di ambil pada tanggal 28 Maret 2016 sampai 1 April 2016 di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan baik responden sebanyak 34 orang (53,1%) dan penanganan pertama baik responden sebanyak 38 orang (59,4%) nilai P-Value 0,679 (>0,1). Keterampilan dalam memberikan penanganan pertama siswa syncope tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan saja akan tetapi ada hal lain yang berkontribusi seperti motivasi dan interaksi. Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap penanganan pertama siswa syncope di SMA Negeri 1 Ngaglik Sleman Yogyakarta.Kata Kunci :  SPGDT, Syncope, Pengetahuan.
Evaluasi Kekakuan dan Stabilitas Hauling Road Berdasarkan Modulus Deformasi Tanah Hasil Repetitive Static Plate Load Test: EVALUATION OF HAULING ROAD STIFFNESS AND STABILITY BASED ON SOIL DEFORMATION MODULUS FROM REPETITIVE STATIC PLATE LOAD TEST Khoeri, Heri; Dini Sofiana; Panji Nugroho
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5359

Abstract

Kinerja struktural hauling road ditentukan oleh kekakuan dan stabilitas tanah dasar akibat beban berat berulang. Evaluasi lapangan umumnya dilakukan menggunakan repetitive static plate load test dengan modulus deformasi siklus pembebanan lanjutan sebagai dasar pemenuhan kriteria desain, meskipun pendekatan satu parameter belum sepenuhnya menggambarkan kondisi awal dan evolusi kekakuan tanah dasar. Penelitian ini mengevaluasi kinerja subgrade hauling road menggunakan repetitive static plate load test pada beberapa titik uji yang mewakili berbagai jalur operasional. Analisis difokuskan pada respons pembebanan siklus awal dan lanjutan serta rasio peningkatan kekakuan sebagai indikator stabilisasi tanah. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar titik uji memenuhi modulus minimum desain, namun didominasi oleh rasio peningkatan kekakuan yang tinggi, yang mengindikasikan sensitivitas subgrade terhadap pembebanan awal. Titik yang tidak memenuhi kriteria desain berkorelasi dengan kekakuan awal yang rendah dan dominasi deformasi plastis. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi kinerja subgrade hauling road akan lebih komprehensif apabila pemenuhan kriteria desain dikombinasikan dengan analisis perilaku tanah akibat pembebanan berulang untuk mendukung pengendalian mutu dan strategi perbaikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
PENGARUH BERLAWANAN KONFINEMEN CFRP DENGAN ADANYA CHAMFER DAN REDUKSI LUAS PENAMPANG PADA KOLOM BETON BERTULANG PERSEGI: COUNTERACTING EFFECTS OF CFRP CONFINEMENT AND CHAMFER-INDUCED AREA REDUCTION IN SQUARE REINFORCED CONCRETE COLUMNS Khoeri, Heri; Panji Nugroho
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5405

Abstract

Perkuatan kolom beton bertulang persegi menggunakan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kapasitas struktur eksisting. Pada kolom persegi, aplikasi CFRP full jacket memerlukan pembulatan sudut (chamfer) guna meningkatkan efektivitas konfinemen, namun pembesaran chamfer secara simultan menyebabkan pengurangan luas penampang beton efektif. Penelitian ini mengevaluasi keseimbangan pengaruh antara peningkatan kapasitas akibat konfinemen CFRP dan penurunan kapasitas akibat kehilangan luas penampang pada kolom beton bertulang persegi. Studi dilakukan pada kolom berukuran 400×400 mm dengan pembesian 8D16, sengkang D10-150, mutu beton f’c = 25 MPa, dan baja tulangan fy = 400 MPa, yang diperkuat CFRP dua lapis dengan orientasi serat hoop full jacket. Variasi radius chamfer dianalisis mulai dari r = 20 mm hingga batas maksimum yang ditentukan oleh selimut beton eksisting. Kapasitas kolom dievaluasi menggunakan diagram interaksi aksial–momen (Pn–Mn) dengan mempertimbangkan beton terkekang dan pengurangan luas penampang efektif secara eksplisit. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan radius chamfer meningkatkan efektivitas konfinemen CFRP dan kapasitas kolom secara keseluruhan, sementara pengaruh negatif akibat reduksi penampang relatif lebih kecil, meskipun kecenderungan diminishing return terlihat pada radius yang lebih besar.