Latar Belakang: Siswa SMAN 1 Pekanbaru pada umumnya telah memiliki perencanaan pendidikan lanjut dan karier. Namun sebagian besar mengambil keputusan tersebut belum didasarkan pada potensi genetik yang dimiliki, maupun minat bakatnya. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi optimalisasi potensi genetik siswa SMA melalui deteksi dini minat dan bakat sebagai dasar perencanaan pendidikan dan karier. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pekanbaru dengan melibatkan 40 siswa. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Teknologi diterapkan melalui media digital dan tes potensi genetik STIFIn untuk mengidentifikasi minat dan bakat siswa. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai potensi diri (87%), perbedaan minat dan bakat, serta pentingnya deteksi dini dalam menentukan arah pendidikan dan karier. Pendampingan dan self-assessment membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, kepercayaan diri (86%), dan motivasi dalam merencanakan jenjang pendidikan lanjut yang sesuai dengan karakteristik pribadi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat peran sekolah sebagai mitra strategis dalam pengembangan potensi siswa secara terarah dan berkelanjutan. Kesimpulan: Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan potensi siswa SMA dan dapat dijadikan model pendampingan deteksi dini minat dan bakat yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk melatih mental dan juga moral dari peserta didik. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam merencanakan pendidikan sesuai potensi serta memperkuat peran sekolah, dan direkomendasikan untuk berkelanjutan melalui layanan BK dan kolaborasi perguruan tinggi.
Copyrights © 2026