Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada materi matriks berdasarkan perbedaan gender. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 26 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang disusun berdasarkan empat indikator berpikir kritis menurut Facione, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Dari hasil tes, dipilih dua subjek penelitian yang mewakili kategori kemampuan berpikir kritis tinggi, menengah, dan rendah untuk dianalisis lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki pada semua indikator. Secara umum, siswa dengan kemampuan tinggi mampu memahami masalah, menerapkan strategi atau langkah penyelesaian dengan tepat, dan menarik kesimpulan, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah masih mengalami kesulitan sejak tahap interpretasi hingga analisis.
Copyrights © 2026