Penelitiani inii membahasi pengaruhi penerapani modeli problemi basedi learningi berbantuani icei breakingi bermaini challengei terhadapi motivasii belajari IPASi pesertai didiki kelasi Vi dii SDi Negerii 22i Dauhi Purii Denpasar.i Pembelajarani IPASi menuntuti keterlibatani aktifi pesertai didiki agari mampui memahamii konsepi yangi berkaitani dengani fenomenai alami dani sosiali secarai bermakna.i Namun,i motivasii belajari yangi rendahi masihi menjadii kendalai dalami prosesi pembelajaran.i Penelitiani inii menggunakani pendekatani kuantitatifi dengani metodei quasii experimenti dani desaini non-equivalenti groupi design.i Subjeki penelitiani melibatkani 60i pesertai didiki yangi terbagii kei dalami kelasi eksperimeni dani kelasi kontrol.i Pengumpulani datai dilakukani melaluii angketi motivasii belajari yangi diberikani padai tahapi pretesti dani posttest.i Analisisi datai meliputii analisisi deskriptif,i ujii normalitas,i ujii homogenitas,i dani ujii hipotesisi menggunakani ujii t-test.i Hasili penelitiani menunjukkani bahwai motivasii belajari IPASi padai kelasi eksperimeni mengalamii peningkatani yangi sangati signifikani dibandingkani kelasi kontrol.i Nilaii rata-ratai posttesti kelasi eksperimeni jauhi lebihi tinggii daripadai kelasi kontrol,i sertai hasili ujii hipotesisi menunjukkani nilaii signifikansii lebihi kecili darii 0,05.i Temuani tersebuti mengindikasikani bahwai penerapani modeli problemi basedi learningi berbantuani icei breakingi bermaini challengei mampui menciptakani suasanai belajari yangi aktif,i menyenangkan,i dani bermaknai sehinggai berdampaki positifi terhadapi motivasii belajari IPAS.i Modeli pembelajarani inii dinilaii efektifi dani relevani untuki diterapkani padai pembelajarani IPASi dii sekolahi dasar.
Copyrights © 2026