Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi tata kelola pemerintahan desa ke arah yang lebih efisien dan transparan. Namun, Desa Karangresik, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya masih menghadapi kendala dalam pengelolaan data yang dilakukan secara manual, sehingga rawan kehilangan data dan menyulitkan akses informasi publik. Berdasarkan hasil observasi awal, seluruh proses administrasi desa masih dilakukan secara konvensional tanpa sistem digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi desa berbasis web serta meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam pengelolaan data dan informasi. Metode yang digunakan meliputi empat tahap: analisis kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 12 perangkat desa sebagai pengguna utama sistem serta masyarakat desa sebagai penerima informasi publik. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel berbasis PHP dengan database MySQL. Kegiatan pelatihan dilakukan selama tiga bulan pelaksanaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mampu mengoperasikan sistem secara mandiri setelah pelatihan, dan tingkat kepuasan pengguna mencapai 87,5% berdasarkan kuesioner Skala Likert. Sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan enam modul utama pengelolaan data desa serta meningkatkan transparansi informasi melalui website desa yang dapat diakses publik secara daring. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendukung digitalisasi desa dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Copyrights © 2026