Ketersediaan data kesehatan yang akurat dan terintegrasi merupakan aspek penting dalam perencanaan serta pengambilan keputusan pelayanan kesehatan. Namun, implementasi Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) di Dinas Kesehatan Kota Makassar masih menghadapi tantangan, sehingga diperlukan analisis pengembangan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) untuk menilai efektivitas dan keberlanjutannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengembangan SIMKES berdasarkan kesesuaian tahapan SDLC serta mengidentifikasi hambatan dalam implementasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen dengan tiga informan kunci yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIMKES di Dinas Kesehatan Kota Makassar berkontribusi positif terhadap pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data kesehatan, meskipun tahapan SDLC seperti analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, dan pemeliharaan belum berjalan optimal. Keterbatasan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan ketergantungan pada vendor eksternal menjadi kendala utama. Kesimpulan: Diperlukan strategi peningkatan kapasitas SDM, pembentukan tim IT internal, serta perencanaan pengembangan yang lebih terstruktur untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan SIMKES di Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Copyrights © 2026