Kekurangan energi kronis atau selanjutnya disebut KEK adalah kondisi di mana status gizi seseorang buruk karena kurangnya konsumsi makanan sumber energi yang mengandung makronutrien. Ibu hamil yang berisiko mengalami KEK dapat dilihat dari pengukuran lingkar lengan atas (MUAC) dengan nilai kurang dari 23,5 cm. Dampak status gizi ibu yang kurang dari normal dapat meningkatkan risiko anemia, pendarahan, dan penyakit infeksi. Selain itu, juga berdampak pada proses persalinan, termasuk risiko persalinan yang lama, persalinan prematur, dan persalinan sesar cenderung meningkat. Dengan masih tingginya angka kekurangan energi kronis (KEK) di Indonesia dan global, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Bentuk penelitian ini adalah Tinjauan Pustaka menggunakan penelusuran jurnal di Google Scholar dan Pubmad. Kata kunci yang digunakan adalah KEK, Kehamilan. Setelah diseleksi, sepuluh jurnal diperoleh untuk ditinjau, kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan defisiensi energi kronis pada ibu hamil meliputi paritas, asupan nutrisi, ekonomi, pengetahuan, konsumsi makanan tambahan, dan usia.
Copyrights © 2026