Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan eksplorasi alam terhadap kemampuan observasi anak usia dini. Kemampuan observasi merupakan salah satu aspek kognitif penting yang berkembang melalui interaksi langsung dengan lingkungan, terutama pada tahap sensorimotor dan praoperasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang mengikuti kegiatan eksplorasi alam dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen observasi terstruktur yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data dianalisis secara statistik untuk melihat perbedaan dan peningkatan kemampuan observasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan kemampuan observasi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Kegiatan eksplorasi alam terbukti mampu meningkatkan kemampuan anak dalam memperhatikan, mengidentifikasi, dan mengungkapkan hasil pengamatan secara sederhana. Temuan ini menegaskan bahwa eksplorasi alam merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Copyrights © 2025