Kecanduan media sosial dapat berdampak pada pemikiran individu sehingga menyebabkan masalah emosional seperti kecemasan, depresi, kemarahan, dan cacian. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi durasi penggunaan media sosial Instagram pada remaja menggunakan teknik token economy dan negative punishment agar tidak menjadi heavy users yang berdampak pada kecanduan. Subjek penelitian adalah seorang siswi berusia 16 tahun yang menunjukkan kriteria kecanduan media sosial Instagram. Metode penelitian yang digunakan yaitu single subject design dengan tipe pengambilan data A1-B-A2. Teknik token ekonomi memberikan reward berupa sticker ketika partisipan berhasil mengurangi durasi penggunaan Instagram, sementara negative punishment berupa penarikan sticker diterapkan jika penggunaan melebihi batas yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan dalam durasi penggunaan Instagram, dari rata-rata 230 menit/hari pada fase baseline (A1) menjadi rata-rata 96 menit/hari selama fase intervensi (B), dengan total akumulasi 118 sticker tanpa mendapatkan negative punishment dan pada pengukuran fase baseline (A2) menjadi 46 menit/hari. Kesimpulannya, penerapan teknik token ekonomi dan negative punishment terbukti efektif dalam menurunkan durasi penggunaan media sosial Instagram dan mengatasi kecanduan media sosial pada partisipan.
Copyrights © 2025