Pemberian banyak obat dalam satu resep dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat yang berpotensi menurunkan efektivitas terapi atau menimbulkan efek samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi obat pada resep polifarmasi di Apotek Keluarga 1 Kota Pekanbaru periode Mei 2024–Juni 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan teknik purposive sampling. Analisis potensi interaksi obat dilakukan menggunakan aplikasi Medscape, situs Drugs.com, dan literatur Stockley’s Drug Interaction. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan perangkat lunak SPSS versi 26. Dari 127 resep yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 46 resep (43%) mengalami potensi interaksi obat dengan total 57 kejadian interaksi. Interaksi farmakodinamik merupakan mekanisme yang paling dominan (77%) dan tingkat keparahan terbanyak adalah moderate (67%). Nilai p sebesar 0,037 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jumlah kombinasi obat dengan potensi terjadinya interaksi obat.
Copyrights © 2025